Berolahraga dengan Bijak Saat Bulan Puasa, Berikut 5 Strategi yang Harus Diperhatikan

- 15 Maret 2024, 18:44 WIB
Berolahraga dengan Bijak Saat Bulan Puasa, Berikut 5 Strategi yang Harus Diperhatikan
Berolahraga dengan Bijak Saat Bulan Puasa, Berikut 5 Strategi yang Harus Diperhatikan /Freepik/@jcomp

PORTALBANGKALAN.COM - Bulan puasa adalah waktu yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama bulan Ramadan, umat Muslim berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Meskipun berpuasa merupakan ibadah yang penuh keberkahan, banyak orang yang merasa ragu untuk menjalankan aktivitas fisik, termasuk olahraga, selama bulan puasa. Namun, dengan perencanaan yang bijak dan strategi yang tepat, Anda dapat tetap menjaga kebugaran dan kesehatan Anda saat berpuasa. Dalam artikel ini, kami akan membahas lima strategi penting yang harus diperhatikan saat berolahraga dengan bijak selama bulan puasa.

I. Pemilihan Waktu yang Tepat

1.1 Pilihlah waktu yang tepat untuk berolahraga
Selama bulan puasa, suhu dan kelembapan mungkin lebih tinggi daripada biasanya, terutama di daerah tropis. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih waktu yang tepat untuk berolahraga. Disarankan untuk berolahraga di waktu pagi atau sore hari, ketika suhu lebih dingin dan cahaya matahari kurang intens. Hal ini akan membantu mengurangi risiko dehidrasi dan kelelahan yang berlebihan.

Baca Juga: Resmi Berseragam Bayern Munchen, Matthijs de Ligt: Ini Klub Cemerlang!

1.2 Hindari berolahraga saat waktu berbuka puasa
Berolahraga segera setelah berbuka puasa dapat memberikan tekanan berlebih pada sistem pencernaan dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Sebaiknya beri tubuh Anda waktu untuk mencerna makanan sebelum memulai aktivitas fisik. Idealnya, berolahragalah sekitar satu hingga dua jam setelah berbuka puasa.

II. Pemilihan Jenis Olahraga yang Tepat

2.1 Pilihlah olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang
Selama bulan puasa, tubuh Anda memperoleh energi dari cadangan lemak dan gula yang tersimpan. Oleh karena itu, pilihlah jenis olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga. Hindari olahraga yang terlalu intens atau membutuhkan banyak energi, seperti olahraga berat atau latihan kardiovaskular yang intens.

2.2 Fokus pada olahraga aerobik dan kekuatan otot
Olahraga aerobik, seperti berjalan cepat atau bersepeda, membantu meningkatkan daya tahan kardiovaskular dan membakar kalori secara efektif. Selain itu, lakukan juga latihan kekuatan otot untuk menjaga massa otot Anda. Latihan kekuatan otot dapat dilakukan dengan menggunakan beban tubuh atau alat-alat sederhana di rumah.

III. Pemeliharaan Hidrasi yang Baik

Halaman:

Editor: Nugroho Setya Aji


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah