Eh Ada yang Tau? Mengapa Minum Kopi saat Sahur Membantu Menahan Lapar?

- 18 Maret 2024, 08:50 WIB
Eh Ada yang Tau? Mengapa Minum Kopi saat Sahur Membantu Menahan Lapar?
Eh Ada yang Tau? Mengapa Minum Kopi saat Sahur Membantu Menahan Lapar? /

PORTALBANGKALAN.COM - Saat bulan Ramadan tiba, umat Muslim di seluruh dunia berpuasa dari matahari terbit hingga matahari terbenam. Selama periode ini, sahur menjadi makanan yang penting untuk memberikan energi yang diperlukan sepanjang hari. Banyak orang memilih untuk minum kopi saat sahur sebagai bagian dari rutinitas mereka. Namun, apa sebenarnya yang membuat minum kopi saat sahur membantu menahan lapar? Artikel ini akan membahas mekanisme bagaimana kopi dapat mempengaruhi rasa lapar dan memberikan energi selama puasa.

I. Kafein dalam Kopi

1. Pengenalan tentang Kafein
Kafein adalah senyawa alami yang ditemukan dalam biji kopi, daun teh, dan beberapa minuman lainnya. Ini adalah stimulan yang paling umum dikonsumsi di dunia dan memiliki efek psikoaktif pada sistem saraf pusat manusia.

Baca Juga: Ini Manfaat Minum Kopi Saat Sahur, Salah Satunya Bisa Mengoptimalkan Konsentrasi dan Fokus

2. Pengaruh Kafein pada Rasa Lapar
Kafein memiliki kemampuan untuk menekan rasa lapar. Ketika kafein masuk ke dalam tubuh, ia berinteraksi dengan reseptor adenosin di otak. Reseptor adenosin berperan dalam mengatur kelelahan dan keadaan waspada. Kafein mengikat reseptor adenosin dan menghambat efeknya, yang pada gilirannya mengurangi rasa mengantuk dan meningkatkan tingkat energi. Ini membuat seseorang merasa kenyang lebih lama dan membantu menahan lapar lebih lama selama puasa.

II. Efek Metabolisme Kopi pada Tubuh

1. Stimulasi Metabolisme
Kopi juga dapat mempercepat metabolisme tubuh. Kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan laju metabolisme basal, yaitu jumlah kalori yang terbakar oleh tubuh saat beristirahat. Dengan meningkatnya laju metabolisme, tubuh akan membakar lebih banyak kalori, yang pada gilirannya dapat membantu menjaga energi selama puasa.

2. Peningkatan Oksidasi Lemak
Selain meningkatkan metabolisme, kopi juga dapat meningkatkan oksidasi lemak dalam tubuh. Oksidasi lemak adalah proses di mana lemak dalam tubuh diubah menjadi energi. Ketika oksidasi lemak meningkat, tubuh cenderung lebih efisien dalam menggunakan lemak sebagai sumber energi daripada menggunakan karbohidrat. Ini dapat membantu menjaga energi yang berkelanjutan selama puasa dan mengurangi rasa lapar.

III. Efek Psikologis Kopi

Halaman:

Editor: Nugroho Setya Aji


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah