Ekonomi Global Menghadapi Inflasi Tinggi: Bank Sentral Berbagai Negara Menaikkan Suku Bunga

- 20 April 2024, 20:50 WIB
Ekonomi Global Menghadapi Inflasi Tinggi: Bank Sentral Berbagai Negara Menaikkan Suku Bunga
Ekonomi Global Menghadapi Inflasi Tinggi: Bank Sentral Berbagai Negara Menaikkan Suku Bunga /Pixabay/Geralt

PORTALBANGKALAN.COM-Ekonomi global saat ini dihadapkan pada tantangan besar, yaitu inflasi yang tinggi. Hal ini terjadi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.

Inflasi yang tinggi dapat berdampak negatif terhadap daya beli masyarakat, stabilitas ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi.

Sebagai respon terhadap inflasi yang tinggi, bank sentral di berbagai negara telah mengambil langkah menaikkan suku bunga.

1. Penyebab Inflasi Tinggi:

Peningkatan permintaan barang dan jasa: Meningkatnya permintaan barang dan jasa di tengah pasokan yang terbatas dapat menyebabkan harga-harga naik.
Gangguan rantai pasokan: Gangguan rantai pasokan akibat pandemi COVID-19 dan perang di Ukraina telah menyebabkan terhambatnya distribusi barang dan jasa, sehingga mendorong kenaikan harga.
Kenaikan harga energi: Kenaikan harga energi global, seperti minyak dan gas, juga berkontribusi terhadap inflasi yang tinggi.
Kebijakan moneter longgar: Kebijakan moneter longgar yang diterapkan oleh bank sentral selama pandemi COVID-19, dengan cara menurunkan suku bunga dan meningkatkan likuiditas, dapat memicu kenaikan inflasi.

2. Risiko Inflasi Tinggi:

Menurunnya daya beli masyarakat: Inflasi yang tinggi dapat menurunkan daya beli masyarakat, karena mereka harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk kebutuhan yang sama.
Ketidakstabilan ekonomi: Inflasi yang tinggi dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, seperti fluktuasi nilai tukar dan suku bunga.
Menurunnya pertumbuhan ekonomi: Inflasi yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, karena investor dan pelaku usaha menjadi ragu untuk berinvestasi dan melakukan ekspansi.

3. Upaya Mengendalikan Inflasi:

Menaikkan suku bunga: Bank sentral di berbagai negara menaikkan suku bunga untuk mengurangi permintaan barang dan jasa, sehingga diharapkan dapat menurunkan inflasi.
Mengetatkan kebijakan moneter: Bank sentral juga dapat mengetatkan kebijakan moneter dengan cara mengurangi likuiditas di pasar keuangan.
Meningkatkan pasokan barang dan jasa: Pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pasokan barang dan jasa, seperti memberikan subsidi kepada produsen dan mempermudah izin usaha.
Menjaga stabilitas nilai tukar: Pemerintah dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar mata uang.

Inflasi yang tinggi merupakan tantangan besar bagi ekonomi global. Bank sentral di berbagai negara telah mengambil langkah menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi.

Halaman:

Editor: Mohamad Jamaludin


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah