Jangan Anggap Remeh, Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Cara Pencegahannya

- 19 Maret 2024, 10:20 WIB
Jangan Anggap Remeh, Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Cara Pencegahannya
Jangan Anggap Remeh, Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Cara Pencegahannya /

PORTAL BANGKALAN - Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

DBD merupakan penyakit yang serius dan dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih jauh tentang gejala-gejala DBD, komplikasi yang dapat terjadi, serta cara pencegahan yang efektif.

Gejala DBD

Gejala DBD umumnya muncul 4-10 hari setelah seseorang digigit oleh nyamuk yang terinfeksi. Berikut adalah beberapa gejala yang biasanya terjadi pada penderita DBD:

  1. Demam Tinggi: Penderita DBD akan mengalami demam dengan suhu tubuh mencapai 40 derajat Celcius. Demam ini dapat berlangsung selama beberapa hari.
  2. Sakit Kepala: Sakit kepala yang hebat seringkali menjadi gejala awal DBD. Penderita akan merasakan nyeri yang intens di kepala.
  3. Nyeri Otot dan Sendi: Penderita DBD juga dapat mengalami nyeri pada otot dan sendi, yang sering kali membuat gerakan menjadi terbatas.
  4. Mual dan Muntah: Gejala mual dan muntah sering kali mengiringi DBD, yang bisa berkontribusi pada dehidrasi.
  5. Ruam Kulit: Beberapa penderita DBD juga dapat mengalami ruam kulit yang mirip dengan alergi.
  6. Pendarahan Ringan: Pendarahan ringan, seperti mimisan atau gusi berdarah, juga dapat terjadi pada penderita DBD.

Baca Juga: Strategi Paling Efektif untuk Mencegah Gigitan Nyamuk di Malam Hari

Komplikasi DBD

Pada kasus yang parah, DBD dapat menyebabkan komplikasi serius yang mengancam nyawa. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi adalah:

  1. Dengue Shock Syndrome (DSS): DSS merupakan kondisi di mana tekanan darah penderita turun drastis, menyebabkan kegagalan organ dan berpotensi fatal.
  2. Pendarahan Internal: DBD dapat menyebabkan pendarahan internal yang serius, sehingga memerlukan perawatan medis segera.
  3. Kegagalan Organ: Pada kasus yang langka, DBD dapat menyebabkan kegagalan organ seperti hati atau jantung.

Cara Pencegahan DBD

Untuk mencegah penularan DBD, langkah-langkah pencegahan berikut dapat diambil:

  1. Gunakan Kelambu saat Tidur: Menggunakan kelambu saat tidur dapat melindungi Anda dari gigitan nyamuk yang membawa virus dengue.
  2. Oleskan Lotion Antinyamuk: Menggunakan lotion antinyamuk yang mengandung bahan aktif seperti DEET dapat membantu mengusir nyamuk.
  3. Bersihkan Lingkungan: Pastikan lingkungan sekitar rumah Anda bersih dari tempat-tempat yang dapat menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk, seperti genangan air dan tempat penampungan air yang tidak tertutup rapat.

Dengan mengenali gejala DBD, memahami komplikasi yang mungkin terjadi, dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang efektif, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari penyakit yang serius ini.

Baca Juga: Pentingnya Pemilihan Jenis Kelambu untuk Perlindungan dari Nyamuk

Halaman:

Editor: Nugroho Setya Aji


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah