Membedakan Kolesterol HDL dan LDL: Kolesterol Baik dan Kolesterol Jahat

- 10 Juni 2024, 18:47 WIB
Membedakan Kolesterol HDL dan LDL: Kolesterol Baik dan Kolesterol Jahat
Membedakan Kolesterol HDL dan LDL: Kolesterol Baik dan Kolesterol Jahat /Foto/Ilustrasi/Pixabay.com/ Steve Buissinne

PORTALBANGKALAN.COM-Sering mendengar istilah kolesterol HDL dan LDL? Keduanya merupakan jenis kolesterol yang memiliki peran penting dalam tubuh. Namun, fungsinya bertolak belakang. Memahami perbedaan HDL dan LDL sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Artikel ini akan mengupas tuntas tentang HDL dan LDL, mulai dari fungsi, dampak, hingga cara menjaga keseimbangannya.

1. Memahami Kolesterol HDL dan LDL:

Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein): Dikenal sebagai "kolesterol baik". HDL membantu membawa kolesterol dari arteri (pembuluh darah) kembali ke hati untuk diproses dan dikeluarkan dari tubuh. Kadar HDL yang tinggi membantu melindungi dari penyakit jantung dan stroke.
Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein): Dikenal sebagai "kolesterol jahat". LDL mengangkut kolesterol dari hati ke seluruh tubuh. Kadar LDL yang tinggi dapat menumpuk di arteri, membentuk plak yang menyempitkan aliran darah. Hal ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Fungsi HDL dan LDL:

Fungsi HDL:
Membawa kolesterol jahat (LDL) dari arteri kembali ke hati.
Membantu mencegah penumpukan plak di arteri.
Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Fungsi LDL:
Mengangkut kolesterol dari hati ke seluruh tubuh untuk berbagai fungsi, seperti membangun membran sel dan memproduksi hormon.
Pada kadar tinggi, LDL dapat menumpuk di arteri, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Dampak HDL dan LDL pada Kesehatan:

Dampak HDL:
Kadar HDL yang tinggi membantu melindungi dari penyakit jantung dan stroke.
Menjaga kesehatan arteri dan pembuluh darah.
Meningkatkan fungsi otak.
Dampak LDL:
Kadar LDL yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Menyebabkan penumpukan plak di arteri, menyempitkan aliran darah.
Meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer.

4. Menjaga Keseimbangan Kolesterol:

Menjaga keseimbangan kolesterol dengan kadar LDL rendah dan HDL tinggi sangat penting untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Berikut beberapa cara untuk mencapainya:

Menjalankan pola makan sehat: Konsumsi makanan kaya serat, rendah lemak jenuh dan lemak trans, serta perbanyak buah-buahan, sayur-sayuran, dan protein tanpa lemak.
Berolahraga secara teratur: Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari untuk meningkatkan HDL dan membakar kalori.
Menjaga berat badan ideal: Kelebihan berat badan dapat meningkatkan kadar LDL.
Berhenti merokok: Merokok dapat menurunkan HDL dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Mengelola stres dengan baik: Stres dapat meningkatkan kadar LDL.
Minum obat penurun kolesterol: Jika diperlukan, dokter mungkin akan meresepkan obat penurun kolesterol untuk membantu mencapai target kadar kolesterol yang optimal.

Halaman:

Editor: Mohamad Jamaludin


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah