Memahami Kolesterol: Mengenal Jenis, Fungsi, dan Dampaknya pada Kesehatan

- 10 Juni 2024, 18:42 WIB
Memahami Kolesterol: Mengenal Jenis, Fungsi, dan Dampaknya pada Kesehatan
Memahami Kolesterol: Mengenal Jenis, Fungsi, dan Dampaknya pada Kesehatan /

PORTALBANGKALAN.COM-Sering kali, kolesterol diidentikkan dengan lemak jahat yang membahayakan kesehatan. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Faktanya, kolesterol merupakan zat penting yang memiliki peran vital dalam tubuh manusia. Namun, keseimbangan kolesterol yang tidak terjaga dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan serius. Artikel ini akan mengupas tentang kolesterol, mulai dari jenis, fungsi, hingga dampaknya pada kesehatan.

1. Mengenal Jenis Kolesterol:

Kolesterol terbagi menjadi dua jenis utama:

Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein): Dikenal sebagai "kolesterol jahat". LDL mengangkut kolesterol dari hati ke seluruh tubuh. Kadar LDL yang tinggi dapat menumpuk di arteri, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein): Dikenal sebagai "kolesterol baik". HDL membantu membawa kolesterol dari arteri kembali ke hati untuk dihilangkan dari tubuh. Kadar HDL yang tinggi membantu melindungi dari penyakit jantung dan stroke.

2. Fungsi Kolesterol:

Meskipun sering disalahartikan, kolesterol memiliki beberapa fungsi penting dalam tubuh, di antaranya:

Membangun membran sel: Kolesterol merupakan komponen penting dalam membran sel yang menjaga struktur dan fungsinya.
Memproduksi hormon: Kolesterol digunakan untuk memproduksi hormon steroid, seperti estrogen, testosteron, dan kortisol, yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh.
Membantu penyerapan vitamin: Kolesterol membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K yang larut dalam lemak.

3. Dampak Kolesterol pada Kesehatan:

Keseimbangan kolesterol yang tidak terjaga dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan, terutama:

Penyakit jantung: Kadar LDL yang tinggi dapat menumpuk di arteri, membentuk plak yang menyempitkan aliran darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Penyakit stroke: Plak di arteri otak dapat pecah atau terlepas, menyebabkan stroke iskemik.
Penyakit arteri perifer (PAD): Plak di arteri kaki dapat menyempitkan aliran darah, menyebabkan nyeri, mati rasa, atau bahkan gangren.

Halaman:

Editor: Mohamad Jamaludin


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah